Fruits Basket: Kisah Romance, Kutukan Keluarga Soma, dan Perjalanan Tohru Honda yang Bikin Baper

Ada anime yang awalnya terlihat seperti kisah romance sekolah biasa, tetapi semakin ditonton justru semakin dalam dan emosional. Fruits Basket adalah salah satunya.

Sekilas, anime ini memang punya premis yang unik sekaligus menggemaskan: sekelompok anggota keluarga Soma dapat berubah menjadi hewan zodiak ketika dipeluk oleh lawan jenis. Namun, di balik tingkah lucu tersebut, Fruits Basket menyimpan cerita tentang kehilangan, trauma keluarga, kesepian, cinta, hingga perjuangan untuk menerima diri sendiri.

Versi anime Fruits Basket (2019) bahkan mengadaptasi keseluruhan cerita manga karya Natsuki Takaya dengan produksi animasi dari TMS Entertainment.

Sinopsis Fruits Basket

Cerita berpusat pada Tohru Honda, seorang siswi SMA yang harus menghadapi kehilangan kedua orang tuanya. Setelah ibunya meninggal, Tohru sempat tinggal sendirian di sebuah tenda karena tidak ingin merepotkan orang lain.

Tak disangka, lokasi tenda tersebut ternyata berada di tanah milik keluarga Soma.

Pertemuan Tohru dengan Yuki Soma dan Kyo Soma kemudian mengubah hidupnya. Tohru akhirnya tinggal bersama mereka dan mengetahui rahasia besar keluarga Soma: sejumlah anggota keluarga tersebut terikat kutukan yang membuat mereka berubah menjadi hewan dari zodiak ketika dipeluk oleh lawan jenis.

Yuki berubah menjadi tikus, Kyo menjadi kucing, sementara anggota keluarga Soma lainnya memiliki bentuk hewan zodiak masing-masing.

Namun, semakin dekat Tohru dengan keluarga Soma, semakin jelas bahwa kutukan tersebut bukan sekadar gimmick supernatural. Di balik setiap anggota keluarga terdapat luka dan persoalan yang membuat hubungan mereka jauh lebih rumit.

Tohru Honda, Karakter yang Jadi β€œRumah” untuk Banyak Orang

Salah satu kekuatan terbesar Fruits Basket ada pada Tohru.

Tohru bukan protagonis yang punya kekuatan luar biasa atau kemampuan bertarung. Justru, kekuatannya ada pada sifatnya yang baik hati, tulus, pekerja keras, dan selalu berusaha memahami orang lain.

Setelah kehilangan orang-orang yang paling ia cintai, Tohru sebenarnya juga memiliki luka sendiri. Namun, ia sering kali lebih memikirkan perasaan orang lain dibanding dirinya sendiri.

Sifat inilah yang membuat kehadirannya perlahan memberikan perubahan kepada keluarga Soma.

Dalam profil resmi anime, Tohru digambarkan sebagai siswi yang hidup sendiri setelah kehilangan kedua orang tuanya. Ia memiliki sifat tulus dan penuh perhatian, meskipun terkadang agak polos.

Dan dari sinilah perjalanan emosional Fruits Basket benar-benar dimulai.

Yuki vs Kyo, Bukan Sekadar Love Triangle

Kalau membicarakan Fruits Basket, rasanya mustahil tidak membahas Yuki dan Kyo.

Yuki Soma dikenal sebagai sosok tampan, tenang, populer, dan terlihat sempurna di mata banyak orang. Sementara Kyo jauh lebih temperamental, keras kepala, dan sering terlibat perselisihan dengan Yuki.

Keduanya seperti dua kutub yang bertolak belakang.

Namun, hubungan Yuki dan Kyo ternyata jauh lebih kompleks daripada sekadar persaingan mendapatkan perhatian Tohru.

Mereka sama-sama memiliki masalah dengan keluarga Soma dan masa lalu masing-masing. Karena itu, konflik antara keduanya menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan cerita.

Dan di sinilah Fruits Basket terasa berbeda dari romance anime kebanyakan.

Hubungan antar karakter tidak cuma dibuat untuk menentukan siapa yang mendapatkan siapa, tetapi juga untuk menunjukkan bagaimana seseorang bisa terluka, berubah, dan perlahan belajar menerima dirinya sendiri.

Kenapa Bisa Sampai 3 Season?

Nah, ini yang sering bikin orang yang baru melihat Fruits Basket bertanya:

β€œLah, cerita anime romance kok sampai tiga season?” 😭

Jawabannya karena Fruits Basket bukan hanya cerita tentang hubungan Tohru, Yuki, dan Kyo.

Versi 2019 memang dibuat sebagai adaptasi penuh dari manga aslinya. Manga Fruits Basket sendiri pertama kali diserialkan pada 1998 hingga 2006 dan terdiri dari 23 volume. Situs resmi anime menyebut manga tersebut telah melampaui 30 juta kopi dalam sirkulasi dunia.

Karena ceritanya cukup luas, anime 2019 memiliki tiga bagian utama, termasuk The Final.

Season pertama lebih banyak memperkenalkan Tohru dan keluarga Soma beserta rahasia kutukan mereka.

Memasuki season kedua, konflik dan hubungan antar karakter mulai berkembang lebih jauh. Penonton mulai melihat bahwa hampir setiap anggota keluarga Soma memiliki persoalan pribadi.

Kemudian The Final membawa cerita menuju puncak konflik dan penyelesaian kisah para karakter.

Jadi, kalau awalnya kalian mengira Fruits Basket cuma tentang β€œcewek tinggal bareng cowok-cowok yang bisa berubah jadi hewan”, siap-siap salah besar. 😭

Karakter dan Seiyuu Fruits Basket

Anime Fruits Basket memiliki jajaran pengisi suara yang cukup terkenal.

Beberapa karakter utamanya adalah:

Daftar resmi pemeran juga menunjukkan banyak karakter Soma dan karakter pendukung lainnya yang ikut memperkaya cerita.

Untuk produksinya, anime ini disutradarai Yoshihide Ibata, dengan komposisi seri oleh Taku Kishimoto, desain karakter oleh Masaru Shindo, dan animasi oleh TMS Entertainment.

Fakta Menarik Fruits Basket

Salah satu fakta menariknya adalah anime 2019 bukan sekadar remake dengan cerita lama yang diulang begitu saja.

Produksi ini memang dibuat sebagai adaptasi penuh dari manga Natsuki Takaya dengan jajaran cast dan staf baru.

Fruits Basket sendiri awalnya merupakan manga shoujo yang terbit di majalah Hana to Yume sejak 1998 hingga 2006.

Sebelum versi 2019, Fruits Basket juga sudah pernah mendapatkan adaptasi anime pada 2001 yang memiliki 26 episode. Versi 2019 kemudian membawa cerita menuju keseluruhan kisah hingga bagian final.

Menariknya lagi, cerita Fruits Basket juga memiliki spin-off berjudul Fruits Basket Another, yang mulai diserialkan secara daring pada 2015.

Apa yang Membuat Fruits Basket Menarik Ditonton?

1. Romance-nya nggak instan

Hubungan romantis dalam Fruits Basket berkembang perlahan. Penonton diajak memahami karakter terlebih dahulu sebelum hubungan mereka berkembang.

2. Karakternya punya luka masing-masing

Ini mungkin alasan terbesar kenapa Fruits Basket terasa emosional. Hampir setiap karakter mempunyai cerita pribadi yang membuat penonton perlahan memahami sikap mereka.

3. Ada komedi di tengah drama

Jangan salah, Fruits Basket bukan anime yang isinya nangis terus. Tingkah Kyo, Shigure, Momiji, Kagura, dan karakter lainnya sering menjadi sumber komedi yang membuat suasana tidak terlalu berat.

4. Kyo si β€œkucing” punya daya tarik sendiri

Kalau kalian suka karakter yang awalnya ngeselin tapi lama-lama bikin sayang, Kyo bisa menjadi salah satu karakter yang paling mencuri perhatian.

Statusnya sebagai zodiak Kucing juga membuat posisinya di keluarga Soma berbeda dari anggota zodiak lainnya.

5. Ceritanya tentang menerima dan menyembuhkan diri

Pada akhirnya, Fruits Basket bukan cuma soal siapa yang akan bersama siapa.

Anime ini berbicara tentang bagaimana seseorang menghadapi masa lalu, menerima kekurangan, melepaskan rasa bersalah, dan menemukan orang-orang yang membuatnya merasa diterima.

Kesimpulan

Fruits Basket mungkin terlihat seperti anime romance supernatural dengan konsep cowok yang bisa berubah menjadi hewan zodiak. Namun, semakin jauh ceritanya berjalan, semakin terlihat bahwa inti anime ini sebenarnya jauh lebih emosional.

Tohru Honda bukan hanya masuk ke dalam keluarga Soma untuk mengetahui rahasia kutukan mereka. Kehadirannya perlahan menjadi bagian dari perjalanan setiap karakter untuk menghadapi luka masing-masing.

Itulah alasan Fruits Basket bisa memiliki cerita panjang sampai tiga season tanpa terasa sekadar memperpanjang kisah romance.

Awalnya kita datang karena penasaran sama cowok yang bisa berubah jadi kucing. Lama-lama malah ikut nangisin satu keluarga. 😭🐱

Dan kalau kalian mencari anime romance yang bukan cuma bikin baper, tetapi juga punya drama keluarga, karakter kompleks, komedi, supernatural, dan emotional damage yang kuat, Fruits Basket wajib masuk watchlist.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *