
Anime Gakuen Babysitters mungkin dikenal sebagai tontonan yang dipenuhi bayi-bayi menggemaskan, tingkah absurd anak kecil, dan hubungan kakak-adik yang bikin hangat. Namun, ada satu hal menarik yang sering luput dari perhatian: jajaran seiyu Gakuen Babysitters ternyata diisi banyak nama besar industri anime Jepang.
Kalau kamu pernah mendengar suara Anya Forger, Boruto Uzumaki, Jotaro Kujo, Erwin Smith, hingga Sebastian Michaelis, kemungkinan besar kamu sebenarnya sudah pernah mendengar suara mereka di Gakuen Babysitters.
Bedanya, kali ini mereka tidak sedang menjadi ninja, pemburu vampir, atau komandan pasukan.
Mereka justru menjadi anak-anak kecil, kakak yang penyayang, guru, hingga sekretaris sekolah. 😭
Berikut daftar seiyu Gakuen Babysitters dan karakter populer lain yang pernah mereka perankan.
Sekilas tentang Gakuen Babysitters

Gakuen Babysitters atau School Babysitters merupakan anime yang diadaptasi dari manga karya Hari Tokeino.
Anime ini diproduksi oleh Brain’s Base dan tayang pada 2018 dengan total 12 episode untuk seri televisinya.
Cerita berfokus pada Ryuuichi Kashima dan adiknya, Kotarou. Setelah kehilangan orang tua dalam sebuah kecelakaan, Ryuuichi harus menjalani kehidupan sebagai siswa sekaligus menjaga adiknya.
Ia kemudian membantu di ruang penitipan anak milik Morinomiya Academy.
Di tempat inilah penonton diperkenalkan dengan berbagai karakter kecil seperti Taka, Kirin, Takuma, Kazuma, dan Midori.
Meskipun ceritanya terlihat sederhana, anime ini berhasil memadukan komedi, slice of life, keluarga, dan drama emosional.
Namun, kalau melihat jajaran pengisi suaranya, ada alasan lain kenapa anime ini menarik untuk dibahas.
1. Kōtarō Nishiyama sebagai Ryuuichi Kashima

Kōtarō Nishiyama menjadi pengisi suara Ryuuichi Kashima, kakak dari Kotarou.
Suara Nishiyama cocok dengan karakter Ryuuichi yang lembut, sabar, dan bertanggung jawab.
Ryuuichi bukan tipe karakter yang banyak berteriak atau mendominasi adegan. Ia lebih sering menjadi sosok yang tenang ketika menghadapi kekacauan anak-anak di daycare.
Bagi penggemar anime lain, Nishiyama juga dikenal lewat sejumlah peran anime dan karakter yang beragam.
Karakter Ryuuichi sendiri memperlihatkan sisi lain kemampuan Nishiyama dalam memainkan sosok remaja yang hangat dan penuh perhatian.
2. Nozomi Furuki sebagai Kotarou Kashima

Kalau mendengar Kotarou, salah satu hal yang langsung teringat adalah sifatnya yang pemalu dan pendiam.
Karakter ini diisi oleh Nozomi Furuki.
Kotarou tidak memiliki dialog sebanyak karakter dewasa. Karena itu, ekspresi suara, intonasi, dan reaksi kecil menjadi sangat penting untuk membuat karakter tersebut terasa hidup.
Peran Furuki membantu membuat Kotarou menjadi salah satu karakter anak paling menggemaskan dalam anime ini.
Ia juga memiliki sejumlah kredit pengisi suara dalam anime lain, termasuk karakter seperti Miwa Yamamura dalam Barakamon.
3. Yūichirō Umehara sebagai Hayato Kamitani

Nah, yang satu ini mungkin cukup mengejutkan.
Hayato Kamitani diisi oleh Yūichirō Umehara.
Penggemar anime modern mungkin lebih mengenalnya sebagai suara Goblin Slayer dalam Goblin Slayer.
Umehara juga mengisi suara Klaus dalam Spy Classroom, Jugram Haschwalth dalam Bleach, dan Abel Walker dalam Mashle.
Mendengar suara Umehara sebagai Hayato terasa menarik karena karakter tersebut memiliki sisi yang lebih santai dibandingkan sejumlah peran seriusnya.
Ini menjadi salah satu bukti bahwa seiyu Jepang dapat menggunakan warna suara yang sangat berbeda untuk karakter yang berbeda.
4. Yūko Sanpei sebagai Taka Kamitani

Taka Kamitani merupakan salah satu anak paling aktif dan berisik di ruang penitipan.
Pengisi suaranya adalah Yūko Sanpei.
Dan di sinilah fakta menariknya muncul.
Sanpei adalah pengisi suara Boruto Uzumaki dalam Boruto: Naruto Next Generations.
Ia juga pernah menjadi suara Renton Thurston dalam Eureka Seven dan Tsubasa Ozora dalam Captain Tsubasa.
Jadi, suara anak kecil penuh energi yang kamu dengar dari Taka ternyata berasal dari seiyu yang juga menghidupkan salah satu karakter ninja paling terkenal generasi baru.
Taka ternyata punya suara Boruto. 😭
5. Konomi Kohara sebagai Kirin Kumatsuka

Selanjutnya ada Kirin Kumatsuka, anak perempuan yang ceria dan penuh energi.
Kirin disuarakan oleh Konomi Kohara.
Kalau kamu penggemar Kaguya-sama: Love Is War, kemungkinan besar suara Kohara sudah sangat familiar.
Ia merupakan pengisi suara Chika Fujiwara, karakter yang terkenal dengan tingkah absurd dan energinya.
Kohara juga menjadi suara Roxy Migurdia dalam Mushoku Tensei.
Menariknya, Kirin dan Chika sama-sama memiliki energi ceria yang membuat kehadiran mereka mudah mencuri perhatian.
6. Ayaka Saitō sebagai Takuma Mamizuka

Takuma Mamizuka merupakan salah satu anak kembar di daycare.
Karakter tersebut diisi oleh Ayaka Saitō.
Saitō adalah seiyu yang memiliki pengalaman panjang di industri anime.
Salah satu peran yang membuat namanya dikenal adalah Momiji Sohma dalam Fruits Basket.
Ia juga mengisi suara Mitsukuni “Honey” Haninozuka dalam Ouran High School Host Club.
Menariknya, karakter Honey juga memiliki sisi kekanak-kanakan dan suara yang khas, sehingga penggemar mungkin bisa menemukan sedikit kemiripan energi dengan Takuma.
7. Atsumi Tanezaki sebagai Kazuma Mamizuka

Kalau membahas seiyu yang namanya semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, Atsumi Tanezaki hampir tidak mungkin dilewatkan.
Di Gakuen Babysitters, Tanezaki mengisi suara Kazuma Mamizuka.
Sementara dalam anime lain, ia dikenal sebagai:
- Anya Forger — SPY×FAMILY
- Frieren — Frieren: Beyond Journey’s End
- Chise Hatori — The Ancient Magus’ Bride
- Vivy — Vivy: Fluorite Eye’s Song
Jadi, salah satu anak kecil di Gakuen Babysitters ternyata memiliki suara yang sama dengan Anya dan Frieren.
Perbedaan karakternya juga menarik.
Anya sangat ekspresif, sementara Frieren justru tenang dan datar. Kazuma sendiri memiliki karakter yang berbeda lagi.
Inilah salah satu contoh bagaimana fleksibelnya kemampuan seorang seiyu.
8. Kaede Hondo sebagai Midori Sawatari

Midori Sawatari disuarakan oleh Kaede Hondo.
Hondo dikenal lewat berbagai karakter anime, termasuk Maple dari BOFURI dan Sakura Minamoto dari Zombie Land Saga.
Di Gakuen Babysitters, ia membantu memberikan suara pada karakter anak-anak yang membuat suasana daycare semakin ramai.
Menariknya, Hondo juga mengisi suara Yuki Ushimaru, sehingga ia memiliki lebih dari satu peran dalam seri tersebut.
9. Tomoaki Maeno sebagai Yoshihito Usaida

Kalau karakter anak-anak adalah sumber kekacauan, Yoshihito Usaida adalah salah satu karakter dewasa yang sering berhadapan dengan kekacauan tersebut.
Usaida diisi oleh Tomoaki Maeno.
Penggemar That Time I Got Reincarnated as a Slime mungkin langsung mengenal suaranya karena Maeno merupakan pengisi suara Veldora Tempest.
Ia juga dikenal sebagai White Blood Cell dalam Cells at Work!, Naotsugu dalam Log Horizon, dan Konro dalam Fire Force.
Peran Usaida menunjukkan sisi komedi Maeno yang berbeda dari karakter-karakternya yang lebih serius.
10. Daisuke Ono sebagai Keigo Saikawa

Dan sekarang bagian yang mungkin paling mengejutkan.
Keigo Saikawa, sekretaris yang bekerja di Morinomiya Academy, disuarakan oleh Daisuke Ono.
Namanya tentu sudah tidak asing bagi penggemar anime.
Ono adalah suara:
Jotaro Kujo — JoJo’s Bizarre Adventure
Sebastian Michaelis — Black Butler
Erwin Smith — Attack on Titan
Shintarō Midorima — Kuroko’s Basketball
Jyushimatsu — Osomatsu-san
Bandingkan karakter-karakter tersebut dengan Saikawa yang cenderung tenang dan elegan.
Kontrasnya benar-benar lucu.
Seiyu yang bisa menjadi Jotaro yang garang, Sebastian yang misterius, dan Erwin yang berwibawa, ternyata juga bisa menjadi sekretaris sekolah yang berinteraksi dengan anak-anak kecil.
11. Satomi Akesaka sebagai Maria Inomata

Maria Inomata diisi oleh Satomi Akesaka.
Ia dikenal antara lain melalui karakter Esdeath dari Akame ga Kill! dan Chrome Dokuro dari Katekyo Hitman Reborn!.
Perannya sebagai Maria memberikan warna tersendiri dalam lingkungan sekolah yang dipenuhi karakter dengan kepribadian beragam.
Kenapa Seiyu Gakuen Babysitters Menarik Dibahas?
Yang membuat daftar pemeran Gakuen Babysitters menarik bukan sekadar jumlah nama terkenal di dalamnya.
Hal yang lebih menarik adalah perbedaan karakter yang dimainkan oleh masing-masing seiyu.
Yūko Sanpei bisa menjadi Boruto sekaligus Taka.
Atsumi Tanezaki bisa menjadi Frieren, Anya, dan Kazuma.
Daisuke Ono bisa menjadi Jotaro, Erwin, Sebastian, sekaligus Saikawa.
Konomi Kohara bisa menjadi Chika Fujiwara dan Kirin.
Artinya, ketika menonton anime, kita sebenarnya tidak hanya menikmati karakter.
Kita juga sedang mendengar hasil kerja aktor suara yang harus mengubah intonasi, emosi, ritme bicara, bahkan karakter vokalnya agar setiap tokoh terdengar berbeda.
Gakuen Babysitters Bukan Sekadar Anime Bayi Lucu

Jajaran seiyu populer menjadi bonus menarik untuk anime ini.
Pada akhirnya, daya tarik utama Gakuen Babysitters tetap berada pada hubungan Ryuuichi dan Kotarou, kehidupan anak-anak di daycare, serta pesan mengenai keluarga dan tanggung jawab.
Namun, mengetahui siapa yang berada di balik suara mereka membuat pengalaman menonton menjadi lebih seru.
Sekarang, ketika mendengar Taka berteriak, kamu bisa saja tiba-tiba berpikir:
“Loh, ini Boruto?” 😂
Atau ketika mendengar Kazuma:
“Ini Anya… tapi kok bukan Anya?”
Dan ketika Saikawa muncul:
“JOTARO?! ERWIN?! SEBASTIAN?! Kok sekarang jadi sekretaris sekolah?” 😭
Itulah salah satu keseruan dunia seiyu Jepang.
Satu suara bisa membawa banyak kehidupan, dan Gakuen Babysitters menjadi salah satu anime yang diam-diam menyimpan jajaran pengisi suara dengan kredit yang luar biasa menarik.










































































